Category: Berita


Respon Warga Jakarta Saat Dilarang Berpergian Ketika Lebaran

May 20, 2020

Berita

Comments Off on Respon Warga Jakarta Saat Dilarang Berpergian Ketika Lebaran


Respon Warga Jakarta Saat Dilarang Berpergian Ketika Lebaran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengesahkan perauran baru untuk melarang warga DKI Jakarta berpergian ke luar kota. Dan pada Jumat 15 Mei lalu, Anies menerbitkan peraturan gubernur (Pergub). Dimana pergub itu berisikan, melarang setiap orang untuk keluar masuk Jakarta selama adanya pandemi Covid – 19.

Namun, peraturan tersebut tidak berlaku bagi warga yang tinggal di Jabodetabek. Karena warga yang mempunyai KTP Jabodetabek dapat berpergian di wilayah Jabodetabek , sedangkan untuk warga Ibu Kota yang ingin berpergian keluar Jabodetabek dilarang.

Arifin Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, warga yang ber-KTP Ibu Kota boleh mengunjungi keluarganya dan kerabatnya saat lebaran nanti yang tinggal di wilayah Bodetabek. Namun, di sisi lain Anies Baswedan meralat perkataan Kepala Satpol PP DKI Jakarta tersebut, Anies mengatakan ia tetap meminta warga untuk dirumah dan bersilaturahum secara virtual disaat Lebaran nanti.

Kebijakan ini menuai banyak keluhan dari masyarakat, karena dianggap pemerintah tidak konsisten dan tidak kompak dalam menetapkan peraturan larangan mudik. Salah satu warga asal Jakarta Pusat Yuga, mengaku bingung akan peraturan yang ditetapkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Menurutnya keputusan yang diterapkan sangat simpang siur mengenai mudik lokal.

Situasi Sulit Juga ada di Jakarta

Menurutnya, saat ini masyarakat Indonesia sedang dihadapkan dengan situasi sulit. Di satu sisi, wabah Covid – 19 mengancam keselamatan masyarakat. Dan sisi lainnya, lesunya perekonomian menyebabkan kesengsaraan bagi masyarakat.

Ia juga memprediksi, bahwa sat lebaran nanti masyarakat Ibu Kota akan tetap nekat untuk berpergian dan bersilahturahim dengan para keluarga dan kerabatnya yang berada di wilayah Jabodetabek.

Hal senada juga diungkapkan oleh warga Bekasi Aldo, ia menilai pemerintah masih kurang berkoordinasi dengan pihak berwajib lainnya. Meskipun Bekasi adalah wilayah yang diperbolehkan berpergian, namun menurutnya keputusan ini dapat membahayakan masyarakat.  Ia juga mengeluhkan para polisi yang belum efektif dalam menindak lanjuti para warga yang belum melakukan physical distancing secara benar.

Sementara warga Bogor menyarankan, agar masyarakat bijak dalam mencerna pergub DKI Jakarta. Menurutnya, masyarakat harus menilai kondisi perjalanan dan juga kondisi saudara atau kerabat yang akan dikunjungi.

Ia juga mengatakan, pergub yang saat ini sudah edarkan belum mampu untuk mengatur masyarakat. Ia menilai sebagian masyarakat masih tidak peduli dengan peraturan dirumah saja yang dianjurkan oleh pemerintah.

Sementara bagi pihak yang diperbolehkan berpergian keluar kota, itu disebabkan karena mereka berasal dari golongan seperti pimpinan negara, korps organisasi internasional, dll. Mereka diperbolehkan pergi, namun harus mengurus izin secara dari daring melalui situs corona.jakarta.go.id. Untuk warga dari luar Jabodetabek dan dapat memenuhi syarat serta kondisi yang baik maka bisa masuk ke Ibu Kota, dengan mengurus izin ke situs corona.jakarta.go.id


Larangan Ekspor Alat Kesehatan dan Juga Masker Karena Virus Corona

May 16, 2020

Berita

Comments Off on Larangan Ekspor Alat Kesehatan dan Juga Masker Karena Virus Corona


Larangan Ekspor Alat Kesehatan dan Juga Masker Karena Corona

Wabah Virus Corona (Covid – 19), membuat Presiden Jokowi memerintahkan seluruh jajarannya untuk melarang adanya kegiatan ekspor alat kesehatan dan masker demi untuk mengatasi penyebaran virus corona di dalam negeri yang takutnya akan semakin luas. Larangan ini ia buat agar masker dan juga alat kesehatan dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

Jokowi meminta kebutuhan alat – alat kesehatan seperti hand sanitizer dan juga masker dipastikan Jokowi terserdia. Ia juga meminta pemberhentian kegiatan ekspor masker dan alat kesehatan lebih baik untuk di stop. Lalu, Jokowi meminta kepada seluruh jajarannya untuk dapat memastikan ketersediaan bahan baku. Dalam memproduksi alat kesehatan di dalam negeri agar proses produksinya tidak terganggu. Bukan hanya melarang ekspor untk alat kesehatan, namun juga ekspor APD.

Di tengah wabah virus corona yang melanda di Indonesia. Justru harga ekspor masker naik. Sehingga BPS mencatat bahwa kenaikan ekspor masker mencapai empat kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan biasanya.

Yunita Rusanti dari BPS mengatakan bahwa ekspor masker saat ini masuk dalam golongan barang dengan kode HS 63. Yaitu dengan artian barang tekstil jadi lainnya. Nilai ekspor dari barang HS tersebut mencapai nilai sebesar 89,9 USS dollar pada bulan febuari 2020. Sementara bila dibandingkan pada bulan Januari 2020 lalu, nilai dari ekspor barang tekstil jadi lainnya hanya lah sebesar 17,8 USS. Sehingga bila dilihat dengan angka tersebut bahwa ada peningkatan ekspor yang mencapai 72 Juta USS.

BPNP Tentang kesediaan APD Virus Corona

Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), juga berupaya menjaga ketersediaan alat kesehatan dan alat pelindung diri (APD) di dalam negeri. Karena ditengah merebaknya wabah virus corona permintaan akan alat – alat kesehatan sangat meningkat dan mendesak untuk dipenuhi.

Agus Suparmanto selaku Menteri Perdagangan telah menyatakan untuk melakukan pencegahan atas masalah ekspor tersebut, pemerintah melarang ekspor untuk produk antiseptik, masker, dan alat pelindung diri.

Larangan ini ada di dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang ada di Nomor 23 Tahun 2020 mengenai larangan sementara ekspor antiseptik, alat pelindung diri, bahan baku masker dan masker. Larangan akan sementara berlaku sampai tiga bulan ke depan yaitu sampai tanggal 30 Juni 2020. Agus mengatakan jika larangan ini dilanggar, maka eksportir yang melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi dari pemerintah.

Namun, adapun alat kesehatan yang masuk ke dalam laporan surveyor yaitu pelindung medis, masker, pakaian pelindung, dan pakaian bedah. Lalu juga, thermometer infra merah dan juga barang – barang seperti sanitary towel, popok bayi, tampon saniter, dan sejenismya.

Agus Suparmanto ingin memastikan, bahwa ketersediaan produk antiseptik, masker, bahan baku masker, etil alkohol, dan APD. Karena, mengingat kebutuhannya saat ini yang sangat tinggi serta juga mendesak permintaanny demi mencegah penyebaran virus corona yang semakin luas.


Rekomendasi Film Untuk Akhir Pekan di Indoxxi

May 14, 2020

Berita

Comments Off on Rekomendasi Film Untuk Akhir Pekan di Indoxxi


Rekomendasi Film Untuk Akhir Pekan di Indoxxi

Menoton film streaming di Indoxxi, adalah menjadi kegiatan yang aman dan nyaman dirumah, dengan adanya wabah virus corona di Indonesia. Ada banyak situs legal yang bisa kamu pilih untuk nonton streaming film online seperti Indoxxi, LK21 dan Pusatfilm.

Banyak sekali film Indonesia atau pun film luar yang menarik untuk kamu tonton. Kalau kamu bingung dan tidak punya rekomendasi film yang tepat untuk menghabiskan akhir pekan kamu.

Di pekan kedua Mei 2020, beberapa film romantis, komedi, dan dokumenter bisa menjadi pilihan kamu di akhir pekan. Yaitu mulai dari The Half Of It, Becoming film dokumenter Michelle Obama, film komedi Thailand Bangkok Traffic Love Story, dan Cheer Up, Mr Lee. Lalu berikut adalah daftarnya:

The Half Of It

The Half Of It adalah film yang mengisahkan kehidupan seorang perempuan bernama Ellie Chu. Ia adalah anak yang pintar dan pemalu, yang memiliki keturunan China dan Amerika. Ellie tinggal di kota Squahamish, ia mempergunakan kepintarannya untuk membantu menuliskan essay teman – temannya disekolah demi untuk mendapatkan uang.

Pada suatu hari, Ellie Chu dihampiri oleh remaja laki – laki yang bernama Paul Munsky. Ia meminta Ellie untuk menuliskan surat cinta bagi Aster Flores. Aster Flores adalah siswi tercanti disekolahnya. Namun ternyata, Paul tidak mengetahui jika Ellie juga menyukai Aster.

Bangkok Traffic Love Story

Film dari Thailand yang berjudul Bangkok Traffic (Love) Story, adalah salah satu film romantis komedi lawas Thailand. Walaupun film ini sudah lama, tapi masih layak untuk kamu disaksikan kembali. Menceritakan Mei Li yang merasa kesepian, karena seluruh sahabatnya sudah menikah.

Lalu ditengah kemacetan Bangkok, Mei Li mengalami kecelakaan yang membuatnya bertemu dengan pria bernama Loong. Loong adalah teknisi skytrain, pertemuan itu membuat Mei memiliki perasaan terhadap Loong. Dan ia kemudian membuat keputusan, yang dapat mempengaruhi hidupnya.

Becoming

Film dokumenter berjudul Becoming ini adalah, film mengenai Michelle Obama Istri Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Melalui film ini, mantan Ibu Negara Amerika Serikat ini menceritakan mengenai kehidupannya sejak ia kecil. Ia tinggal di Chicago, bersama dengan para serikat pekerja.

Michelle juga mengungkapkan, tentang orang – orang yang memandang sebelah mata akan mimpinya yang tinggi. Ia juga menceritakan, bahwa dirinya mengalami diskriminasi sejak ia kecil. Becoming ini juga menjadi salah satu film yang, mengungkapkan kisah cinta yang dimilikinya bersama dengan Barack Obama dan juga kepada anak – anak perempuannya.

Cheer Up, Mr Lee!

Film ini adalah komedi keluarga yang dibintangi oleh, Cha Seung – Won. Film ini mengisahkan, Tuan Lee yang tampan, memiliki fisik sempurna, namun memiliki gangguan mental.  Sehingga suatu hari hidupnya berubah, ketika ada seorang perempuan datang, dan memberitahukan Tuan Lee tentang keberadaannya anak perempuannya. Kehidupannya mulai berubah, dan permasalahan – permasalahan lainnya muncul dan mulai memburuk saat Saet – Byeol melarikan diri dari rumah sakit.


CCTV Sebagai Alternatif untuk Menjaga Keamanan Dimusim Lockdown Seperti Saat ini

May 6, 2020

Berita, Usaha

Comments Off on CCTV Sebagai Alternatif untuk Menjaga Keamanan Dimusim Lockdown Seperti Saat ini


CCTV MALANG_PASANG CCTV MALANG

Di saat kondisi seperti sekarang ini di mana orang-orang sedang sulit untuk mencari pekerjaan ataupun sekedar menjual dagangannya di toko ataupun di pasar, hal ini disebabkan karena seluruh dunia khususnya di Indonesia ini sedang melaksanakan pencegahan penyebaran virus Corona.

Ditambah lagi dengan kebijakan pemerintah yang melepaskan beberapa nabi di sejumlah kota di Indonesia.
Hal ini menyebabkan tingkat kriminalitas yang meningkat tajam hampir di semua kota ataupun di desa-desa khususnya di Malang Kota.
Maka dari itu saat ini banyak sekali lapisan masyarakat yang sedang waspada selain waspada terhadap bahaya dari virus Corona kemudian bahaya dari kesulitan ekonomi dan yang akan dibahas di dalam artikel ini adalah bahaya dari tindak kriminalitas atau kejahatan.

Di setiap kampung atau desa banyak sekali warga yang yang lebih giat menjalankan ronda malam untuk mengawasi atau memperkecil kemungkinan pencuri melakukan aksinya di malam hari.
Sebetulnya tidak hanya di malam hari di siang hari pun kadang terjadi banyak kejadian begal atau pencurian di tempat-tempat ramai bahkan di tempat-tempat pertokoan.

Pemasangna CCTV di Malang Menjadi Sebuah Kebutuhan

Dengan kondisi seperti ini memang sudah sewajarnya kita harus selalu sigap dan waspada dengan cara apapun terlebih mungkin kita bisa menggunakan pengawasan kamera CCTV untuk meminimalisir seseorang yang akan atau yang mempunyai niat jahat untuk melakukan tindak kriminalitas atau pencurian.

Banyak sekali orang-orang saat ini melakukan pengawasan lebih ketat dengan menggunakan CCTV di setiap rumahnya atau di setiap kantor dan tokoh-tokohnya. Hal ini sangat terbantu dengan adanya penyedia CCTV Malang yang memberikan paket CCTV dan paket pemasangan CCTV Malang.

Banyak sekali CCTV yang ditawarkan mulai dari CCTV dengan kualitas kamera yang bervariasi hingga CCTV dengan pilihan menggunakan kabel ataupun dengan jaringan nirkabel.
Semoga dengan usaha dan ikhtiar yang semaksimal tersebut bisa menjadikan kondisi saat ini lebih aman tentram dan terkendali.

Dan semoga papa pandemi virus Corona suka segera selesai karena biar bagaimanapun juga banyak sekali efek atau dampak yang timbul karena virus ini mulai dari efek kesehatan keselamatan dan juga efek perekonomian khususnya ekonomi rakyat menengah ke bawah.

sehingga dengan kondisi yang sudah normal kembali masyarakat bisa mengambil hikmah dari semua ujian yang diberikan melalui wasilah virus Corona.

Mudik 2020 Jelang PSBB Provinsi Jawa Barat

May 6, 2020

Berita

Comments Off on Mudik 2020 Jelang PSBB Provinsi Jawa Barat


Mudik 2020 Jelang PSBB Provinsi Jawa Barat

Di musim mudik seperti sekarang ini, penjagaan area perbatasan antar kota sangat diperketat dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tingkat Provinsi Jawa Barat. Puluhan ribu personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi – instansi terkait disigiakan di ratusan tempat check point.

Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat menyampaikan, bahwa PSBB tingkat provinsi ini berlaku untuk seluruh 27 kabupaten kota. PSBB ini akan digelar pada Rabu 6 Mei 2020, dimana nantinya penjagaan akan lebih diperketat pada pintu masuk antar kota bahkan hingga provinsi.

Hal yang di fokuskan dalam menjaga perbatasan ini adalah, berkaitan dengan kegiatan keluar masuknya pemudik. Bukan hanya antar provinsi namun juga antar kota. Selain memperketat pengawasan, Ridwan Kamil juga meminta masyarakat agar bersabar dan bisa menahan diri supaya tidak mudik dalam 14 hari ke depan dalam masa PSBB.

Kasus Virus Corona di Jawa Barat

Terlebih lagi, kenaikan angka positif virus corona kebanyakan di dominasi oleh orang tanpa gejala (OTG). Sehingga faktor ini pulang yang membuat semua masyarakat untuk tetap waspada. Dan juga memahami potensi tinggi yang disebabkan dari keluar masuknya wilayah jika tidak terjaga dengan baik.

Lalu dalam PSBB Provinsi Jawa Barat ini aka nada sekitar 250 pos check point, kemudian 19 pos check point yang berada khusus di tempatkan di perbatasan antar provinsi. Dan ada ribuan personel gabungan dari Polri, Tni, dan instansi terkait yang akan berjaga dan bersiaga di berbagai wilayah.  Konsep pembatasan yang dibuat antar kota kabupaten ini, dilaksanakan dengan koordinasi bersama dengan Gugus Tugas di masing – masing daerah atau wilayah. Penjagaan ketat ini juga direncanakan nonstop 24 Jam.

PSBB Jawa Barat ini sebelumnya memang sudah disetujui oleh Kementerian Kesehatan. Sehingga Ridwan Kamil menilai jika PSBB ini dilakukan dengan benar dan baik, maka akan membantu merealisasikan penurunan angka penularan Covid – 19.

Namun, menjelang pelaksanaan PSBB Jabar ini Ridwan Kami menyampaikan beberapa baik mengenai pandemic virus corona. Ia mengatakan bila Kawasan Bogor, Depok,  dan Bekasi sebelum mereka menerapkan PSBB. Ketiga daerah tersebut memiliki rangking pertama dalam penyebaran virus corona. Dan setelah melakukan kegiatan PSBB, Kawasan Bodebek mengalami penurunan angka positif virus corona.

Hal ini pun juga terjadi di Bandung Raya, dimana angka positif virus corona mengalami penurunan setelah melakukan PSBB. Namun, pada Kawasan yang belum menerapkan PSBB angka positif infeksi virus corona tidak memberikan hasil yang baik.

Ridwan Kamil pun mengatakan. bahwa ia menargetkan, angka positif virus corona di Provinsi Jawa Barat (Jabar) harus berada pada angka dibawah 1 atau malah mendekati 0. Sehingga, Ia menjelaskan ada tiga benteng pertahanan yang dilakukan oleh Jawa Barat. Yaitu, pertama pencegahan dengan adanya PSBB dan larangan mudik. Kedua pelacakan dengan dilakukannya tes cepat dan masif. Dan yang ketiga perawatan dengan mengoptimalkan fasilitas saranan kesehatan.